Kurikulum Teknik Industri UMS 2025
We Are the BEST Engineer
Kurikulum Program Studi Sarjana Teknik Industri UMS Tahun 2025 merupakan kerangka pembelajaran komprehensif yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi teknik unggul di era transformasi digital. Kurikulum ini dikembangkan secara adaptif dengan mengacu pada standar nasional (SN-Dikti dan KKNI) serta standar internasional melalui kriteria Washington Accord.
Penyusunan kurikulum ini didasarkan pada landasan filosofis “Wacana Keilmuan dan Keislaman” yang mengintegrasikan penguasaan IPTEKS sebagai bagian dari ibadah, serta diperkuat oleh masukan strategis dari asosiasi profesi (BKSTI), Industrial Advisory Board (IAB), alumni, dan kebutuhan pasar kerja di era Industri 4.0. Tujuannya adalah memastikan setiap lulusan memiliki kemampuan pemecahan masalah teknik yang kompleks (complex engineering problems) dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman yang berkemajuan.
Visi Keilmuan
“Pada tahun 2029, menjadi pusat pengembangan keilmuan Teknik industri berkelanjutan dengan berdasarkan nilai-nilai keislaman yang berkemajuan.”
Profil Profesional Mandiri (PEO)
Harapan pencapaian lulusan dalam 3-5 tahun masa kerja:
1. Professionalism
PEO-01: Lulusan mampu bekerja secara profesional ataupun mandiri dalam bidang keteknikindustrian dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip keahlian yang tangguh.
2. Personal Development
PEO-02: Lulusan menjadi individu yang mampu mengembangkan diri secara terus-menerus, menguasai perkembangan teknologi, serta mengaplikasikan nilai Islam dalam kehidupan.
3. Societal Engagement
PEO-03: Lulusan mampu berperan aktif sebagai agen perubahan dan berkontribusi positif pada lingkungan, masyarakat, negara, dan agama Islam.
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
| CPL 01 | Engineering Knowledge: Mampu untuk menerapkan pengetahuan matematika, ilmu alam dan/atau material, teknologi informasi dan keteknikan untuk memperoleh pemahaman menyeluruh dari prinsip-prinsip keteknikindustrian. |
| CPL 02 | Design and Development of Solutions: Mampu untuk merancang sistem terintegrasi dengan memenuhi standar yang diperlukan dan berbagai batasan multi aspek yang realistis (misal: teknis, aspek hukum, ekonomi, lingkungan, sosial, politik, kesehatan dan keselamatan, keberlanjutan) serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dan mengidentifikasi dan/atau memanfaatkan potensi sumber daya lokal dan nasional dengan pandangan global di bidang teknik industri. |
| CPL 03 | Investigations; Problem Analysis; Modern Tool Usage: Mampu untuk merancang dan melakukan eksperimen laboratorium dan/atau lapangan dan menganalisis dan menerjemahkan data untuk mendukung proses pengambilan keputusan keteknikindustrian. |
| CPL 04 | Problem Analysis; Engineering Knowledge; Design and Development of Solutions: Mampu mengidentifikasi, merumuskan, menganalisis dan menyelesaikan permasalahan kompleks di bidang teknik industri. |
| CPL 05 | Modern Tool Usage: Mampu menerapkan metode, keterampilan, dan peralatan teknik modern yang diperlukan dalam praktik keteknikindustrian. |
| CPL 06 | Communication: Mampu berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif. |
| CPL 07 | Project Management; Individual and Team Work; Design and Development of Solutions: Mampu merencanakan, menyelesaikan, dan mengevaluasi tugas dengan memperhatikan batasan yang diberikan. |
| CPL 08 | Individual and Team Work; Communication; Engineer and Society: Mampu bekerja dalam tim multidisiplin dan multibudaya. |
| CPL 09 | Ethics; Engineer and Society: Mampu bertanggungjawab kepada masyarakat, akuntabel, dan menjalankan etika profesi serta nilai-nilai Al Islam & Kemuhammadiyahan (AIK) dalam menyelesaikan permasalahan keteknikindustrian. |
| CPL 10 | Lifelong learning: Mampu terlibat dalam pembelajaran sepanjang hayat, termasuk akses terhadap pengetahuan yang relevan dari isu-isu terkini. |
| CPL 11 | Entrepreneurship: Mampu mengidentifikasi peluang usaha serta menerapkan prinsip-prinsip manajemen dan bisnis untuk menyusun rencana usaha rintisan. |
University Value
Filosofi “Wacana Keilmuan dan Keislaman”:
Humanisasi Manusia beradab & berbudaya.
Liberasi Bebas dari ketertinggalan.
Transendensi Cahaya ilahiyah sebagai sumber.