Teknik Industri merupakan bidang ilmu kombinasi antara teknik sains, ilmu sosial, dan manajemen. Pengetahuan dasar khusus dan skill jurusan Teknik Industri dibangun dari mata pelajaran matematika, fisika, dan ilmu sosial bersama prinsip dan metode analisis dan desain teknik untuk menetapkan, memprediksi, dan mengevaluasi hasil dari sebuah sistem.

Ngomong-ngomong seputar Teknik Industri, sebenarnya apa aja sih yang dipelajari? Mahasiswa Teknik Industri belajar sejumlah area pengetahuan terkait teknik sistem dan industri, di antaranya yaitu perancangan dan pengukuran kerja, penelitian operasional dan analisis, analisa ekonomi teknik, perancangan fasilitas dan energi manajemen, kualitas dan teknik keandalan, serta ergonomi dan faktor manusia. Mahasiswa jurusan Teknik Industri juga belajar teknik dan manajemen operasional, manajemen rantai pasokan (supply chain), manajemen teknik, keselamatan (safety), teknik informatika, teknik manufaktur dan desain, perancangan dan pengembangan produk, hingga teknik dan perancangan sistem.

Para lulusan Jurusan Teknik Industri memiliki peluang kerja yang cukup luas. Dunia pertambangan, perbankan, periklanan, layanan kesehatan, hingga otomotif membutuhkan tenaga-tenaga ahli yang dicetak dari Jurusan Teknik Industri. Kisaran pendapatannya juga cukup menggiurkan, mulai belasan hingga puluhan juta rupiah tiap bulannya. Nah, mau tahu profesi apa yang bisa kamu geluti setelah lulus dari Teknik Industri?

1. Product Analyst

Jika kamu seorang Product Analyst, kamu akan menganalisis produksi, mengendalikan kualitas produksi, mengoptimalkan serta memelihara alat-alat produksi, mengendalikan produksi, hingga menilai keseluruhan produksi. Hasil analisamu nantinya akan berpengaruh pada efisiensi dan efektivitas produksi suatu industri.

2. Engineering Manager

Sebagai seorang Engineer Manager, kamu tak hanya membuat rencana kerja, tapi juga mengatur sumber daya yang dibutuhkan dalam suatu proyek kerja.

3. Project Management Analyst

Kamu akan bekerja dengan Project Manager untuk menganalisa efisiensi proses produksi.

4. Project Manager

Sebagai seorang Project Manager, tanggung jawabmu serupa dengan Engineering Manager. Hanya saja, kamu akan mengatur tim yang lebih besar.

5. Sales Engineer

Kombo pengetahuan teknik dan bisnis Teknik Industri akan membuatmu menjadi seorang Sales Engineer yang baik. Kamu memiliki product knowledge dan bisa mengeksplorasi detail produk, sehingga mampu menjelaskan kualitas dan kegunaan produk perusahaan dengan baik.

6. Cost Control Engineer

Seorang Cost Control Engineer akan membuat kalkulasi biaya, tenaga, dan waktu yang diperlukan untuk menjalankan sebuah produksi.

7. Health and Safety Environment Engineer

Tugasmu sebagai seorang Health and Safety Environment Engineer adalah menganalisa prosedur kerja dan lokasi serta dampaknya pada kesehatan dan keselamatan pekerja.

8. Quality Control Engineer atau Quality Controller

Berada pada akhir atau hilir proses produksi, seorang Quality Control Engineer harus memastikan bahwa semua produk final telah memenuhi standar kualitas yang ditentukan.

9. Logistic Specialist

Sebagai seorang Logistic Specialist, kamu akan menganalisa dan mengatur rantai pasokan produksi. Proses sedari datangnya bahan baku sampai distribusi ke konsumen seluruhnya berada dalam cakupan kerjamu.

10. Konsultan

Seorang lulusan Teknik Industri akan terlatih untuk berpikir secara sistematik dan integratif, dua kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh seorang konsultan. Maka tak jarang lulusan Teknik Industri berprofesi sebagai seorang konsultan.

11. Wirausahawan

Wirausahawan atau entrepeneur juga bisa menjadi profesi yang menjanjikan bagi lulusan Teknik Industri. Memang cukup berisiko, tapi kamu bisa melihatnya sebagai tantangan. Kamu bisa menggunakan kemampuanmu merancang dan mengatur industri untuk memulai dan menerapkan prinsip-prinsip yang sama pada bisnis dibidang apapun.

Berbagai universitas terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2022 menawarkan jurusan Teknik Industri. Teknik Industri UMS termasuk dalam deretan kampus terbaik dengan jurusan Teknik Industri di Indonesia yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), ITS, Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair), Binus University, Universitas Diponegoro (Undip), Telkom University, Universitas Hasanuddin, Universitas Andalas, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Sumber :

https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-5948346/teknik-industri-belajar-apa-begini-kuliah-dan-prospek-kerjanya