Proses Manufaktur

Deskripsi: 

Dalam menghasilkan suatu produk atau jika ingin memberi nilai tambah pada suatu produk, perlu diperhatikan tahapan-tahapan dari proses produksi yang akan dilakukan. Tiga kriteria dasar yang harus diperhatikan adalah desain produk, pemilihan bahan, serta pemilihan proses dan mesin. Dari kriteria dasar ini muncul dua alternatif proses pembentukan produk yaitu melewati tahap perubahan bentuk dan proses pemesinan. Pada proses perubahan bentuk mahasiswa akan diperkenalkan dengan proses pengecoran, metalurgi serbuk dan proses pengerjaan panas serta dingin. Di sini mahasiswa secara kelompok diminta melakukan observasi ke industri pengecoran untuk mengerjakan proyek kelas yaitu perancangan ulang suatu benda kerja, selanjutnya dipresentasikan di depan kelas. Pada proses pemesinan, mahasiswa secara kelompok mengerjakan proyek kelas yaitu membuat lembar rencana proses dan perhitungan variabel pemesinan suatu benda kerja, yang dipresentasikan dan didiskusikan dalam kelas.

Standar Kompetensi: 

Mahasiswa mengenal dan memahami komponen-komponen utama dan pendukung proses-proses pembuatan suatu produk, serta mampu menganalisa dan merancang proses pembuatan produk.

Semester/Jumlah SKS: 

II/3

Dosen Pengampu: 
Referensi: 

1. Amstead B.H., Ostwald Phillip F., Begemen Myron L., Djaprie Sriati, 1995, Teknologi Mekanik Jilid I dan II, Penerbit Erlangga.
2. Bagemen, Amstead, 1974, Manufacturing Process, John Willey and sons.
3. De Garmo P., 1974, Material and Process in Manufacturing, Mc.Millan.
4. Groover Mikell P., 2001, Automation, Production Systems, and Computer-Integrated Manufacturing, Prentice Hall International, Inc.
5. Surdia, Chijiwa, 1979, Teknik Pengecoran Logam , Pradnya Paramita.
6. Wiryosumarto, Okumera, 1979, Teknik Pengelasan Logam, Pradnya Paramita.
7. Referensi lain yang relevan